Arsip Kategori: Kacang Hijau

Atasi Anemia dengan Kacang Hijau

 kurang darah”, begitu peringatan yang lazim terdengar saat melihat seseorang tampak pucat dan lemah. Untuk mengatasinya ternyata bisa dengan memanfaatkan bahan makanan di sekitar kita. Memangnya, banyak penderita anemia disini? Iya lah. Bahkan, bukan Cuma di Indonesia, tetapi juga di dunia.

Coba berhentilah sejenak dari aktivitas saat ini, ingat-ingat, apakah Anda belakangan merasakan cepat capek dan lemah. Kalau tidak, silahkan lanjutkan bekerja. Sebaliknya, kalau iya, mungkin Anda menderita anemia, Anda boleh beristirahat sejenak untuk memikirkan penanganannya. Jangan anggap enteng kondisi ini, karena keadaan tersebut dapat menjadi penyebaba masalah serius.
Di negara berkembang seperti negara kita ada beberapa factor yang dapat menimbulkan gangguan anemia, diantaranya malaria, infeksi cacing tambang, dan kekurangan gizi. Anemia dapat juga terjadi akibat kehilangan darah saat menjalani operasi, mengidap penyakit penyakit seperti kanker, gagal ginjal, HIV/AIDS, atau akibat kemoterapi.
Anemia muncul sebagai akibat turunnya jumlah sel darah merah di bawah normal. Secara spesifik dapat disebabkan oleh defisiensi zat besi (Fe), asam folat, dan/atau vitamin B12, zat besi sendiri merupakan komponen penting hemoglobin, yang sangat berperan sebagi pembawa utama oksigen ke seluruh tubuh, maka penurunan hemoglobin darah akan menyebabkan tubuh harus kerja lebih keras dalam mendapatkan oksigen.
Hal itulah yang menyebabkan tubuh terasa lemah dan lelah. Gejala lain anemia berupa berkurangnya nafsu makan, mata berkunang-kunang, dan tangan sering kesemutan bila berdiri sehabis jongkok.
Data global menunjukkan, sekitar 20% penduduk dunia, atau sekitar 1,5 miliar orang menderita anemia karena defisiensi besi. Dari hasil survey Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) tahun 1995, 50,9% dari kelompok wanita hamil menderita anemia.. pada berbagai kelompok usia pengidap anemia angka tersebut berkisar 40 – 50%.

Mencari penyebabnya
Untuk menangani anemia perlu terlebih dahulu di temukan penyebab spesifiknya. Meningkatkan asupan gizi merupakan cara utama karena tubuh mempunyai sedikit besi, vitamin B12, atau asam folat pada system tubuh kita. Penggunaan vitamin yang mengandung besi disarankan dibawah pengawasan dokter, karena konsumsi zat besi dalam jumlah besar dapat menimbulkan efek sampingan yang justru akan merusak tubuh.
Jika anemia disebabkan oleh hilangnya darah, misalnya pendarahan, maka penanganannya dengan pemberian hemoglobin. Sedangkan untuk menangani anemia yang berhubungan dengan penyakit kanker, ginjal, hepatitis ataupun HIV/AIDS, maka dilakukan pemberian erythropoletin, yaitu suatu senyawa sintetik dari hormone alam yang dapat menstimulasi produksi sel darah. Transfuse darah dilakukan jika jumlah sel darah merah berada di bawah batas toleransi.

Dalam makanan sehari-hari.
Kandungan Fe sebenarnya dapat vukup banyak ditemukan dalam makanan sehari-hari. Sejumlah makanan yang mengandung Fe dalam kadar tinggi lebih dari 5 mg/100g – diantaranya adalah hati, jantung, kuning telur, ragi, kerang, kacang-kacangan, dan beberapa jenis buah, contoh buah tersebut adalah jambu biji, , karena mengandung vitamin B1, vitamin C dan zat besi.
Selain makanan sehari-hari tersebut, ada beberpa tanaman 0bat yang dapat dimanfaatkan untuk mengatasi anemia. Tanaman tersebut terutama yang mengandung vitamin B12, misalnya jagung, bunga matahari, kedelai, dan kacang tanah.
Dari warisan nenek moyang kita punya beberapa tanaman yang digunakan secara empiris untuk menangani anemia. Tanaman itu adalah bayam dan tapak liman, lempuyang wangi, daun kacang panjang, dan kacang hijau. Selain mudah didapat, pengolahan bahan-bahan tersebut cukup sederhana.

Menaikkan Hb dan eritrosit
Bayam duri (Amaranthus spinosus L.) merupakan tanaman terna berumur setahun. Sering ditemukan tumbuh liar. Tumbuhan ini berbatang berduri. Daunnya bulat telur memanjang dengna ujung dan pangkal runcing dan tersusun menyebar di sekeliling batang.
Dalam bayam duri banyak terkandung zat besi, garam fosfat, vitamin A, C, dan K. kandungan lainnya, amarantin, kalium nitrat, dan piridoksin.
Untuk memanfaatkannya dalam mengatasi anemia diperlukan sebanyak setengah genggam daun bayam duri. Cuci bersih, lalu giling halus. Selanjutnya tambahkan setengah cangkir air matang. Setelah siperas dan disaring hanya untuk diambil airnya, tambahkan satu kuning telur ayam dan satu sendok makan madu. Aduk campuran itu hingga rata. Ramuan tersebut untuk sekali minum, dilakukan dua kali sehari.
Pada penelitian yang dilakukan menggunakan kelinci jantan yang dibuat anemia, pemberian infuse herba bayam duri selama 16 hari berturut-turut menaikkan jumlah eritrosit (sel darah merah) dan kadar Hb setiap empat hari selama masa percobaan.
Tapak liman (Elephantopus scaber) juga bisa dipilih untuk mengatasi anemia. Ia termasuk tanaman semak semusim. Daunnya tunggal berbentuk jorong dengan ujung bulat dan tepinya bergerigi. Permukaannya kasap dan berbulu. Daun tersebut memiliki panjang 15 – 25 cm dan lebar 5 – 7 cm. tumbuhan ini antara lain mengandung saponin, flavonoid, dan polifenol.
Sebagai tanaman obat tapak liman dapat digunakan seutuhnya. Caranya ambil tiga batang, dicuci, lalu direbus denganair bersih sebanyak tiga gelas air minum sampai airnya kira-kira tinggal tiga perempatnya. Sesudah dingin disaring, lalu ditambahkan madu secukupnya. Ramuan inipun untuk sekali minum. Dalam sehari dianjurkan minum dua kali.
Apabila hendak menggunakan akarnya, maka jumlah yang dipakai sebanyak seperempat genggam. Cuci bersih, lalu giling halus, remas, campur dengan satu sendok makan madu murni dan dua sendok teh air jeruk nipis. Akhirnya peras dan saring. Ramuan ini untuk sekali minum dan dalam sehari sebaiknya minum dua kali.
Hasil penelitian menetapkan kandungan zat besi pada akar dan dauntanaman tapak liman Edi Juniarianto menunjukkan kadar zat besi dalam akar sebesar 45,4 mg% dan pada daun 30,2%.
Pilihan lainnya, Lempuyang wangi (Zingiber aromaticum). Meski sering ditanam di pekarangan sebagi tumbuhan obat, lempuyang wangi sering pula ditemukan tumbuh liar di hutan-hutan jati. Tanaman ini berbatang basah tidak berkayu. Tingginya bisa sampai 1,80 m. daunnya panjang, bunganya bulir, duduk pada ketiak daun pelindung. Bagian tanaman yang berkhasiat adalah rimpangnya.
Untuk mengobati anemia diperlukan sebanyak tiga perempat jari rimpang lempuyang wangi. Setelah dicuci dan dipotong seperlunya, rebus dengna air bersih sebanyak 4,5 gelas minum hingga tinggal kira-kira setengahnya. Sesudah dingin dapat disaring dan ditambahkan madu seperlunya. Ramuan ini juga untuk sekali minum, dilakukan sebanyak dua kali sehari.
Hasil penelitian Pudjiastuti pada kelinci yang dibuat anemia menunjukkan, ada peningkatan kadar Hb dan jumlah entrosit setelah kelinci diberi infuse rimpang lempuyang wangi selama 16 hari.

Dilalap dan direbus.
Bahan lain yang dapat dimanfaatkan untuk mengatasi anemia adalah daun kacang panjang (Vignasinensis). Batangnya memanjat dengan cara melilit pada penopangnya dan bisa mencapai ketinggian hingga 4 m. daunnya termasuk jenis majemuk.
Untuk mengusir derita anemia, diperlukan setengah genggam daun kacang panjang, di cuci bersih lalu di asapkan sebentar. Tak perlu diolah yang macam-macam, cukup dimakan sebagai urap pada waktu makan, sebaiknya dikonsumsi dua kali sehari.
Yang termasuk mudah di dapat tentu saja kacang hijau (Phaseolus radiatus L.). Tumbuhan kekacangan ini termasuk perdu berbatang basah dengan cabang tegak. Daunnya berbentuk segitiga menyirip. Sedangkan bunganya berbentuk kupu-kupu dan berwarna kunng kehijauan atau kuning pucat. Dari bunga itulah terbentuk polongan yang berisi 10 – 15 biji kacang hijau.
Untuk menyembuhkan anemia dibutuhkan sebanyak satu cangkir kacang hijau. Setelah dicuci. Campur dengann dua gelas air bersih, rebus hingga tersisa sekitar tiga perempatnya. Rebusan yang sudah menjadi suam-suam kuku pun siap diminum. Rebusan untuk sekali minum, dilakukan dua kali sehari, kacang hijau mengandung vitamin B!, B2, dan niacin.
Nah, sekarang silahkan beraktivitas. Setelah beres, segeralah berburu bahan obat di atas. Bereskan segala derita akibat anemia. Toh, bahan-bahannya relative mudah didapat. ■

 

SUMBER : INTISARI / JULI 2003 . NO.480
HAL : 58
PENULIS : Dra. Lucie Widowati, M.Si.,
Peneliti pada Puslitbang Farmasi dan Obat Tradisional, DepKes RI, di Jakarta

Seribu Manfaat Kacang Hijau

Sebagai makanan, tanaman yang diperkirakan berasal dari India ini menghasilkan berbagai masakan. Mulai dari aneka panganan kecil, bubur sampai kolak. Namun selain rasanya yang gurih dan lezat, kacang hijau dan kecambahnya memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.

Nutrisi Penting
Kacang hijau atau Phaseolus Aureus berasal dari Famili Leguminoseae alias polong-polongan. Kandungan proteinnya cukup tinggi dan merupakan sumber mineral penting, antara lain; kalsium dan fosfor yang sangat diperlukan tubuh. Sedangkan kandungan lemaknya merupakan asam lemak tak jenuh, sehingga aman dikonsumsi oleh orang yang memiliki masalah kelebihan berat badan.
Protein Tinggi
Kacang hijau mengandung protein tinggi, sebanyak 24%. Dalam menu masyarakat sehari-hari, kacang-kacangan adalah alternatif sumber protein nabati terbaik. Secara tradisi, ibu-ibu hamil sering dianjurkan mengkonsumsi kacang hijau agar bayi yang dilahirkan mempunyai rambut lebat. Pertumbuhan sel-sel tubuh termasuk sel rambut memerlukan gizi yang baik terutama protein, dan karena kacang hijau kaya akan protein maka keinginan untuk mempunyai bayi berambut tebal akan terwujud.
Kalsium Dan Fosfor
Kandungan kalsium dan fosfor pada kacang hijau bermanfaat untuk memperkuat tulang.
Lemak Rendah
Sangat baik bagi orang yang ingin menghindari konsumsi lemak tinggi. Kadar lemak yang rendah dalam kacang hijau menyebabkan bahan makanan atau minuman yang terbuat dari kacang hijau tidak mudah tengik. Lemak kacang hijau tersusun atas 73% asam lemak tak jenuh dan 27% asam lemak jenuh. Umumnya kacang-kacangan memang mengandung lemak tak jenuh tinggi. Asupan lemak tak jenuh tinggi penting untuk menjaga kesehatan jantung.
Vitamin B1 (tiamin)
Untuk pertumbuhan. Pada awalnya vitamin B1 dikenal sebagai anti beri-beri. Selanjutnya dibuktikan bahwa vitamin B1 juga bermanfaat untuk membantu proses pertumbuhan. Defisiensi vitamin B1 dapat mengganggu proses pencernaan makanan dan selanjutnya dapat berdampak buruk bagi pertumbuhan. Dengan meningkatkan asupan bahan makanan yang banyak mengandung vitamin B1, seperti kacang hijau, hambatan pertumbuhanpun dapat diperbaiki.
– Meningkatkan Nafsu Makan Dan Memperbaiki Saluran Pencernaan
Secara tak langsung peran ini sangat berkaitan dengan efek perbaikan pertumbuhan badan. Penelitian mengungkapkan bahwa defisiensi vitamin B1 menyebabkan waktu pengosongan lambung dan usus dua kali lebih lambat yang mengindikasikan sulitnya proses pencernaan makanan yang terjadi sehingga kemungkinan makanan tersebut tidak dapat diserap dengan baik.
– Sumber Energi
Vitamin B1 adalah bagian dari koenzim yang berperan penting dalam oksidasi karbohidrat untuk diubah menjadi energi. Tanpa kehadiran vitamin B1 tubuh akan mengalami kesulitan dalam memecah karbohidrat.
– Memaksimalkan Kerja Syaraf
Tanda-tanda pertama orang yang kekurangan vitamin B1 adalah penurunan kerja syaraf. Kegiatan syaraf terganggu karena oksidasi karbohidrat terhambat. Penelitian pada sekelompok orang yang makanannya kurang cukup mengandung vitamin B1 dalam waktu singkat muncul gejala-gejala mudah tersinggung, tidak mampu memusatkan pikiran dan kurang bersemangat. Hal ini mirip dengan tanda-tanda orang stress.
Vitamin B2 (riboflavin)
- Membantu Penyerapan Protein Di Dalam Tubuh
Salah satu teori menyebutkan bahwa vitamin B2 dapat membantu penyerapan protein di dalam tubuh. Kehadiran vitamin B2 akan meningkatkan pemanfaatan protein sehingga penyerapannya menjadi lebih efisien.
Tidak kalah dengan kacangnya, kecambahnya juga memiliki manfaat seperti:
– Antioksidan yang terkandung di dalamnya dapat membantu memperlambat proses penuaan dan mencegah penyebaran sel kanker.- Kandungan vitamin E-nya membantu meningkatkan kesuburan.- Sangat baik untuk menjaga keasaman lambung dan memperlancar pencernaan karena bersifat alkalis (basa).- Untuk kecantikan, yaitu membantu meremajakan dan menghaluskan kulit, menghilangkan noda-noda hitam pada wajah, menyembuhkan jerawat, menyuburkan rambut dan melangsingkan tubuh.