DOXON: TIGA JALAN MENUJU TUMPUK

 

Berabad-abad lalu mawar gurun masih satu petal, tapi sekarang jenis bertumpuk lebih gampang ditemukan daripada yang tunggal. Akibatnya penampilan adenium pun sudah seperti mawar. Kelopaknya merekah dan menggiurkan. Ini cerita di balik si bunga tumpuk.

 Berabad-abad lalu mawar masih satu petal, tapi sekarang jenis yang bertumpuk lebih gampang ditemukan daripada yang tunggal. Sampai 1,5 tahun silam mawar gurun juga berpetal tunggal. Namun, kini penampilan adenium sudah seperti mawar.Penampilan adenium bak mawar itu Trubus lihat di nurseri Hussadee Adenium milik Sutthikam Jiamrattanaprateep di Pathumthani, Thailand. Di dalam greenhouse berukuran 12 m x 12 m ada 140 pot mawar gurun berbunga tumpuk. Warnanya elok: merah, magenta, merah jambu, dan putih. Tak hanya bertumpuk 2, kamboja jepang itu pun ada yang petalnya berlapis 3.

‘Bunga tumpuk bisa terjadi karena proses mutasi, radiasi, dan hibridisasi,’ kata Ita Dwimahyani, kepala Kelompok Pemuliaan Tanaman, Puslitbang Teknologi Isotop dan Radiasi, Badan Tenaga Atom Nasional (BATAN). Mutasi menyebabkan adanya perubahan kromosom yang mengontrol pembentukan mahkota bunga. Jumlah petal bisa jadi sedikit atau banyak.

Mutasi bisa terjadi secara alami dan buatan. Contoh mutasi alami, dancing lady-alias doxon-yang dirilis pada awal Januari 2007. Mawar gurun itu berasal dari mutasi di batang. Musabab mutasi tidak diketahui. Mutasi buatan bisa terjadi karena radiasi. Radiasi dilakukan dengan memanfaatkan sinar gamma, sinar-X, neutron, dan sinar beta. Namun, yang paling banyak dipakai adalah sinar gamma yang berasal dari cobalt-60. Itu dipilih lantaran mudah diaplikasikan dan menghasilkan frekuensi mutasi tinggi.

Radiasi

Dengan radiasi, berbagai karakter tanaman muncul, seperti bentuk, warna, dan jumlah petal bunga. Dari krisan yang diradiasi sejak 2000, BATAN menghasilkan bunga beraneka warna: ungu, kuning, putih, dan merah jambu. Selain itu juga dihasilkan krisan berpetal tumpuk dan tunggal. ‘Sayang mutasinya masih sebagian. Sisi kanan tumpuk, tapi kiri tunggal,’ ujar Ita.

Menurut Ita peluang memunculkan bunga tumpuk dari radiasi sulit dan langka. Dari 40-100 krisan yang diradiasi, yang berbunga dobel kurang dari 10. Itu karena hasil radiasi tak bisa diprediksi atau bersifat untung-untungan.

Peluang mendapatkan bunga tumpuk lebih besar bila berasal dari proses hibridisasi. Syaratnya minimal salah satu tetuanya bersifat tumpuk yang dominan. ‘Hasil keturunannya pasti tumpuk,’ kata Ita. Bunga tumpuk hasil penyilangan yang terkenal adalah mawar. Penelitian di Belgia pada 1984-1985 menghasilkan mawar dengan petal tumpuk sehingga tampak bulat. Mawar itu diperoleh dari 7-8 kali penyilangan.

Hibridisasi

Menurut Dr Ir Syarifah Iis Aisyah, MSc.Agr hibridisasi menghasilkan berbagai macam karakter. ‘Kadang sifat yang muncul pada anak tidak ditemui di kedua tetuanya karena sifat pada anak tersebut double resesif-dengan gen aabb. Sementara tetuanya misal betina Aabb dan tetua jantan aaBb,’ kata dosen di Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor, itu. Jika pada tetua ada gen yang dominan-ditandai dengan huruf besar-maka gen yang resesif akan tertutup atau tidak terekspresikan. Sifat resesif tersebut baru keluar pada anak karena tidak ada gen dominan yang menutupi.

Ita menduga sifat double resesif itulah yang terjadi pada amazing thailand. Amazing thailand salah satu dari 140 hibrida adenium berbunga tumpuk silangan Koong-sapaan Sutthikam. Kedua induknya berbunga tunggal, salah satunya fragrant delight. ‘Sebenarnya di salah satu atau kedua induk sudah memiliki sifat tumpuk hanya saja bersifat resesif,’ ujar wanita kelahiran Jember itu.

Dalam hibridisasi terjadi perubahan kromosom dari sel kelamin jantan dan sel kelamin betina yang digabungkan. ‘Setiap sel kelamin memiliki kode genetik berbeda yang pada kondisi tertentu dapat mengubah bunga tunggal jadi ganda,’ kata Lanny Lingga, pakar tanaman hias di Cisarua, Bogor. Melalui proses penyilangan, sifat resesif itu bertemu pasangan yang cocok sehingga jadi dominan. Akibatnya amazing thailand berbunga tumpuk meski kedua induknya tunggal. Selain berbunga ganda, Koong juga berhasil memperoleh adenium triple. Dengan penyilangan, adenium pun bisa seperti mawar. Bunganya bertumpuk-tumpuk. (TRUBUS/ Rosy Nur Apriyanti)
http://www.langitlangit.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&artid=361

 
 
 
Iklan

One thought on “DOXON: TIGA JALAN MENUJU TUMPUK”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s